Cara Menghasilkan Uang Sambil Traveling

“Kak, bagaimana caranya supaya bisa jalan-jalan terus kaya kakak?”. “Bagaimana cara menghasilkan uang walaupun kita lagi traveling?”. Dua pertanyaan yang sering dilontarkan ke gw via twitter dan instagram. Sebenarnya jawabannya sudah pernah gw share di akun instagram gw. Tapi kali ini gw mau share lebih mendetail mengenai cara menghasilkan uang sambil traveling terus! *versi gw ya.

Pertama: perbanyak uang yang masuk!
Ya iya lah. Se-simple ini. Harus bisa menghasilkan uang yang lebih banyak. Gw kerja freelance, kerja dari rumah. Selain mendapatkan uang dengan menjadi travel influencer dan menulis blog, gw juga bekerja freelance sebagai social media community manager untuk beberapa brand di Indonesia. Jadi semakin banyak projek yang gw terima, berarti semakin banyak income yang gw terima. Kalau kamu masih di sekolah, atau kerja kantoran, sebisa mungkin kamu mencari projek tambahan. Seperti ngajar adik kelas, atau cari projek yang sesuai skill kamu yang bisa kamu kerjakan di luar jam sekolah/kerja. Sebagai ide tambahan, jika rumah kamu ada kamar yang tidak dipakai, kamar tersebut kamu bisa sewakan di airbnb lho. Selain ide-ide tadi, kamu bisa coba cari ide sendiri ya, kalau bisa yang sesuai minat/hobi kamu. Kalau hobi kamu traveling, yah ada baiknya kamu juga buat travel blog atau jadi travel influencer kaya gw. Biar hobi kamu bisa menghasilkan uang juga. Carilah ide yang sesuai impian kamu dan kerjakan ide itu! Kalau belum ketemu, jangan menyerah. Tidak apa-apa kok. Mari lanjut ke langkah kedua.

Kedua: kurangi pengeluaran yang tidak penting.
Kerja freelancer dari rumah, juga berarti pemasukan perbulan gw tidak stabil. Kadang banyak, kadang sedikit. Untuk menyiasati ini, gw harus pinter-pinter mengatur keuangan. Pastikan jangan lebih besar pasak daripada tiang. Jangan memakai kartu kredit atau meminjam orang lain untuk membeli barang hanya karena kamu kepingin punya. Butuh dan kepingin adalah dua hal yang berbeda. Hanya membeli barang yang kamu butuhkan ya.

Enaknya kerja freelance, asalkan ada internet, gw jadi bisa kerja dan traveling kapan saja gw mau. Yang artinya, gw bisa lebih fleksible memilih tanggal terbang. Jadi gw cuma traveling kalau ada promo atau zero fare. Selain itu, gw juga belanja seperlunya saja. Gw lebih memilih belanja jika sedang ada diskon dan sekarang lebih sering belanja online dari pada ke mall. Ngirit ongkos transportasi dan energi. Karena kalau ke mall, lebih gampang tergoda untuk belanja barang-barang yang ga penting. Live simpler, shop smarter.

Ketiga: cari penghasilan tambahan.
Apa beda sama langkah pertama? Bedanya ini adalah projek yang paling mudah kamu kerjakan di waktu luang. Kalau kamu tetap tidak bisa menghasilkan sesuatu dari projek ini, artinya kamu sangat pemalas, atau sangat sangat sangat tidak beruntung. Projek yang gw maksud adalah dengan jualan online via forum-forum atau akun sosmed. Carilah toko yang menjual barang grosir terdekat dari rumah kamu (atau online juga tidak apa-apa), kemudian kamu jual lagi secara online. Ga usah punya stok banyak.

Kalau kamu tidak punya modal. Cobalah menjual barang yang kamu sudah butuhkan lagi. Ingat, live simpler! Kamu tidak membutuhkan 5 pasang sepatu, kamu tidak memerlukan 4 jaket berbeda. Jika barang tersebut tidak kamu pakai dalam 2 bulan terakhir, itu artinya kamu tidak membutuhkan barang tersebut.

Keempat; berani menyisihkan uang.
Uang yang gw maksud adalah uang yang dah kamu kamu dapatkan dari langkah-langkah sebelumnya. Uang ini ga boleh diapa-apain kecuali untuk melakukan investasi yg zero/low risk. Jika kamu sudah bisa melakukan investasi ini. Selamat, kamu sudah memasuki fase “Let money works for you. You don’t work for money anymore”.

Kelima; Inilah resiko yang harus kamu lakukan.
Hasil dari investasi yg tadi, disisihkan lagi untuk dijadikan modal bisnis kamu. Yg ini, diperbolehkan ambil yg ada resiko. Biasanya bisnis yang tinggi resikonya, makin besar keuntungannya. Bisnisnya apa? terserah kamu. Mau buka warung kopi, buka kafe gaul. Mau sendiri, atau mau patungan bareng sahabat kamu juga boleh. Yang penting jangan sampai rugi ya. Perhitungan pengeluaran dan pemasukan harus jelas.

Buat kamu yg baru mau memasuki langkah keempat, dan masih bingung mau mulai dimana. Sebenarnya investasi low risk di Indonesia sudah ada lumayan banyak. Seperti deposito berjangka. Tapi gw lebih suka yang proses pendaftarannya lebih mudah dan bisa gw kerjakan tanpa harus ke tempatnya. Beberapa waktu lalu, gw menemukan investasi online yang low risk di @KoinWorks. Bukan, KoinWorks tidak ada hubungannya dengan Bitcoin. Sorry, i’m not interested in Bitcoins! Gw pilih berinvestasi di KoinWorks, karena proses pendaftarannya tidak rumit, semudah membuka akun fesbuk lho. Dan modalnya untuk memulainya juga ringan banget. Modal Rp100rb, sudah bisa mulai berinvestasi. Tentunya sebelum berinvestasi di KoinWorks, gw dah melakukan riset mengenai KoinWorks dan tentang fintech lainnya di Indonesia. Gw pilih KoinWorks karena mereka sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan), lembaga negara yang mengatur dan mengawasi semua kegiatan di sektor jasa keuangan di Indonesia. Jadi dijamin aman jika mau berinvestasi di KoinWorks. Kalau kamu juga tertarik berinvestasi di KoinWorks, saat daftar pakai saja kode “Mariza60” untuk mendapatkan kredit gratis sebesar Rp 60rb dari gw. Mayan banget kan!

Selain itu, di periode 1 Feb – 1 April 2018, sedang ada tantangan #PastiJadi di KoinWorks. Selain berinvestasi, kamu bisa memenangkan hadiah uang tunai Rp 10jt, kamera, hp dan lainnya. Info lengkap tentang tantangan #PastiJadi KoinWorks ada di bit.ly/tantangan-pasti. Buruan daftar guys!

LEAVE A REPLY